Catat! Ini 5 Aturan Simpel CSS

CSS

CSS atau Cascading Style Sheets adalah sebuah dokumen yang berisi beberapa aturan untuk mengatur tampilan atau layout pada sebuah web. Perlu diingat, CSS bukan merupakan bahasa pemograman.

CSS merupakan bagian penting dalam sebuah website. Karena CSS dapat mengatur ukuran gambar, warna teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. Jadi, dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda. CSS sangat mudah dipelajari, kita hanya perlu sedikit imajinasi untuk menciptakan desain yang bagus. Berikut adalah 5 aturan simpel CSS.

1. Gunakan Dreamweaver

Bagi yang baru pertama kali belajar membuat website pasti tidak asing dengan Adobe Dreamweaver atau dulu lebih dikenal dengan Macromedia Dreamweaver. Meskipun kita dapat mengedit dokumen CSS di Word Pad, dengan Dreamweaver akan memudahkan kita untuk mengatur nilai atau parameter sesuai dengan yang kita inginkan. Program ini banyak digunakan oleh para web developer karena fitur-fiturnya yang menarik dan mudah digunakan. Salah satunya adalah drag and drop, dan WYSIWYG (What You See Is What You Get). Jadi, setiap perubahan yang kita lakukan akan dapat segera ditampilkan pada layar.

2. Jangan lupa memberikan tanda baca atau punctuation!

Ini merupakan kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang, terutama para pemula. Biasanya karena mereka kurang teliti dan terburu-buru dalam menuliskan nilai/paramater sehingga lupa tidak memberikan tanda baca atau punctuation di setiap akhir baris.

Ketika kita menjalankan fungsi dalam CSS, jangan pernah lupa untuk selalu menggunakan “;” dan “{” “}”.

a {
color: #339900 ;
background-color: inherit ;
text-decoration: underline ;
font-weight: bold ;
}

3. Backup, backup, backup

Ketika kita sudah mulai terbiasa dengan setiap fungsi dan perubahan pada CSS, biasakan untuk selalu membuat backup dari setiap perubahan file CSS (baik sebelum dan sesudah). Hal ini untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada tampilan web kita, jadi bisa dengan mudah di restore.

4. Jangan gampang menyerah

Belajar sesuatu yang baru bukanlah tugas yang mudah, pasti dibutuhkan waktu dan proses untuk benar-benar bisa memahaminya. Jika kita belajar CSS secara otodidak, cobalah untuk bergabung dengan beberapa komunitas untuk berbagi pengetahuan dan masalah seputar CSS.

5. Relax

Belajar tidak harus melulu didepan komputer selama 24 jam. Terlalu lama duduk di komputer selama berjam-jam dapat menyebabkan ketegangan mata, kelelahan dan masalah lainnya. Jika sudah kondisi seperti ini, konsentrasi pun biasanya akan menurun. Kebanyakan kasus yang terjadi adalah ketika terlalu diforsir, ketika terdapat error pada CSS yang sebenarnya hanya masalah sepele itu bisa menjadi tampak sangat sulit dan rumit. Untuk menghindari hal ini, cobalah rileks sejenak, duduk sambil menikmati secangkir kopi. Ketika pikiran rileks maka otak pun bisa berpikir jernih kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *