8 Tips Desain Landing Page untuk Konversi yang Tinggi

landing-page

Desain landing page yang efektif sangat penting untuk strategi bisnis digital marketing. Landing page merupakan etalase virtual bisnis yang dibangun dengan tujuan menarik prospek untuk produk atau jasa dan (berharap) bisa mengkonversi. Salah satu tujuan yang paling penting dari setiap landing page adalah konversi. Setiap elemen desain sengaja dibuat untuk mengarahkan pengguna dan mendorong mereka untuk melakukan tindakan tertentu.

Idenya adalah untuk menarik, menahan, dan mengontrol perhatian audiens untuk mencapai sasaran dari landing page yang diinginkan. Berikut adalah 8 tips tentang desain landing page yang dapat menghasilkan konversi yang tinggi.

1. Cantumkan logo

Selalu sertakan logo perusahaan disetiap landing page yang kita buat. Pengguna harus memiliki gagasan yang jelas tentang di mana mereka berada dan tindakan apa yang harus diambil. Brand image harus selalu ada untuk membuat hubungan yang lebih kuat.

Buatlah logo agar tetap terlihat jelas meskipun halaman di scroll kebawah. Contohnya seperti Zendesk.

1

2. Layout rapi

Ciri landing page dengan konversi yang tinggi adalah yang memiliki layout bersih, rapi dan terorganisir dengan baik. Tidak ada ruang untuk teks atau gambar yang tidak ada gunanya. Ingat, jangan gunakan grafis yang mewah/mencolok, karena akan mengalihkan perhatian pengguna dari dan berdampak negatif terhadap tingkat konversi halaman.

2

3. Warna kontras

Warna kontras bisa membangkitkan reaksi psikologis dan kesatuan. Misalnya, warna hijau untuk kenyamanan, pertumbuhan, dan umumnya bermakna positif.

Warna kontras adalah kunci pada desain landing page. Gunakan palet warna yang terbatas dan beberapa elemen dengan corak yang berbeda untuk menarik perhatian pengguna secara cepat.

3

Tips: Warna seperti kuning atau orange dianggap “jelek”, karena warna tersebut lebih cocok digunakan untuk pesan dan tombol call-to-action.

4. Ukuran

Tidak ada yang menarik perhatian seperti ukuran. Jika salah satu elemen dari landing page layak mendapat eksposur lebih banyak untuk membuatnya lebih besar, sebuah tombol besar dan berwarna cerah tidak akan diabaikan oleh siapa saja. Pastikan juga bahwa elemen lain dari landing page terlihat proporsional.

4

5. Enkapsulasi

Trik desain grafis ini sangat cocok untuk mengarahkan pandangan pengguna, ini bisa menciptakan efek semacam penglihatan terowongan yang pada akhirnya kita bisa menempatkan tombol call-to-action.

Untuk melihat cara kerjanya, kita lihat contoh dari Kingsley Judd di bawah ini. Meskipun background gambar terlihat blur, pengguna akan menemukan cara yang mudah untuk mengikuti simbol panah yang melengkung.

5

6. Tampilan konsisten

Ketika merancang sebuah landing page, hal yang paling untuk diperhatikan adalah konsistensi dari semua elemen desain. Desain yang berantakan akan mengalihkan perhatian pengunjung dari tujuan landing page tersebut. Ini adalah tugas kita untuk meminimalkan jumlah waktu yang dibutuhkan pengguna untuk menyesuaikan diri pada halaman kita. Pilih elemen visual diantara gambar dan warna sehingga pengunjung tidak akan tersesat atau terganggu.

6

7. Mengarahkan pandangan pengguna

Ada beberapa elemen visual yang bisa membantu desainer untuk mengarahkan pandangan pengguna dan fokus pada apa yang benar-benar penting pada halaman. Gunakan anak panah atau penunjuk lainnya untuk memandu pengguna langsung ke tombol call-to-actions. Jangan lupa bahwa beberapa bentuk asli akan membuat jalur visual bagi pengunjung.

7

8. Sisakan ruang kosong

Apakah dengan memiliki layout yang jelas pada landing page itu berarti bahwa kita harus memanfaatkan semua ruang kosong yang tersedia? Tentu tidak, tidak semua ruang kosong harus diisi. Beberapa justru akan terlihat sempurna jika ada beberapa ruang kosong pada landing page.

Ruang putih akan meningkatkan keterbacaan semua teks yang kita masukkan pada landing page. Gunakanlah dengan cara yang cerdas, maka kita akan memiliki kontrol penuh dari pandangan pengguna.

8

Itulah 8 tips bagaimana membuat desain landing page untuk mendapatkan konversi yang tinggi. Mudah bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *