6 Alasan Mengapa Mobile Startup Sering Mengalami Kegagalan

20160529064654-shutterstock-248776741

Sebuah mobile startup yang sukses harus dimulai dengan ide yang bagus. Pelaksanaannya juga memerlukan perencanaan menyeluruh yang akan mengarah kepada keberhasilan. Tentunya, tidak semua orang yang menjalankan mobile startup dapat menjadi pemenang dan berhasil. Kebanyakan dari mereka melakukan beberapa kesalahan yang sama hingga mengalami kegagalan dalam membangun mobile startup. Berikut kami telah membentuk daftar alasan paling umum mengapa beberapa mobile startup mengalami kegagalan. Mari kita lihat alasan, penyebab, dan cara-cara untuk menghindarinya.

  1. Kebijakan Monetisasi Yang Salah

Dalam menjalankan mobile startup, pertama-tama Anda harus memutuskan bagaimana cara membawa keuntungan di dalamnya. Bagaimana Anda akan membuat uang pada produk setelah diluncurkan? Bagaimana Anda akan mendapatkan pendapatan di kemudian hari? Akankah menggunakan aplikasi yang berbayar atau gratis? Anda dapat memilih dari sejumlah model kebijakan monetisasi, pilihlah salah satu yang cocok dan terbaik untuk mobile startup Anda. Jika Anda memiliki anggaran terbatas, aplikasi harus membawa keuntungan sesegera mungkin. Untuk itu, tampilkan keunggulan Anda atau menampilkan beberapa karakteristik unik yang akan membuatnya luar biasa dalam memecahkan masalah-masalah tertentu. Tentukan pula harga yang tepat untuk menjaga produk Anda tetap kompetitif dengan para pesaing.

  1. Tidak Mengidentifikasi Target Audiens

Bangunlah sebuah aplikasi yang spesifik untuk target audiens. Semakin baik Anda melakukan ini, maka semakin sedikit kemungkinan Anda membuat produk yang salah. Anda dapat melihat kebutuhan dan tujuan untuk memecahkan masalah, dengan demikian Anda telah menerapkan fitur yang paling dibutuhkan. Pikirkan mengenai pelanggan Anda terlebih dahulu, baru kemudian memikirkan tentang pendapatan.

  1. Banyak Persaingan

Pastikan untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang produk sejenis yang bersaing dan menganalisanya. Anda harus memiliki kartu kunci yang akan membuat produk Anda lebih baik, jika tidak maka Anda akan semakin tertinggal dalam banyaknya persaingan. Dalam mengatasi banyaknya persaingan, Anda bisa menyiasati dengan memberi harga lebih murah, lebih mudah digunakan, memiliki lebih banyak fitur, maupun memberikan kenyamanan lebih untuk pengguna.

  1. Perencanaan Anggaran Yang Salah

Jika ada anggaran tetap untuk proyek Anda, investasikan uang dengan efisiensi maksimum. Pilih apa yang paling dibutuhkan, jika seluruh rencana tidak cocok dalam anggaran. Anda dapat membangun sebuah aplikasi dengan fitur minimum yang diperlukan dan melakukan update lebih lanjut.

  1. Perubahan Di Tengah-Tengah Proses Pembangunan

Anda tiba-tiba memiliki ide baru dan ingin membawanya ke dalam aplikasi. Anda mungkin memiliki lebih banyak ide, tetapi setiap pengembang akan mengatakan bahwa perubahan fitur yang disepakati di tengah-tengah pembangunan sangat tidak diinginkan. Beberapa diantaranya akan mudah untuk ditambah dan dilaksanakan, tetapi ada juga yang tidak. Hal ini mungkin akan memakan waktu dan menyebabkan keterlambatan. Jika Anda memiliki batas waktu yang ketat, Anda beresiko untuk memiliki aplikasi yang belum selesai pada akhirnya. Lebih baik untuk meluncurkan aplikasi yang telah disepakati dan mengembangkan versi baru dengan ide-ide dan fitur baru di kemudian hari.

  1. Umpan Balik Pelanggan

Komunikasi dengan pelanggan menunjukkan bahwa Anda peduli tentang sudut pandang mereka. Umpan balik memungkinkan Anda untuk mengumpulkan pendapat, rekomendasi, dan membuat perangkat lunak Anda lebih baik dengan melakukan update. Sebuah produk yang baik dan didukung oleh pelanggan akan hidup lebih lama. Untuk bereaksi terhadap umpan balik dari pelanggan, Anda harus memiliki dukungan aplikasi di layanan Anda. Dengan begitu, mereka merasa lebih dihargai dan Anda semakin tahu apa yang dibutuhkan pelanggan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *